Kamis, 15 Mei 2014



PERBEDAAN RAM DAN ROM 

RAM dan ROM merupakan perangkat memori yang ada di dalam PC, Laptop, dan gadget-gadget lainnya. Tidak sedikit yang dibingungkan perbedaan dari RAM dan ROM tersebut. Maka dari itu, kita perlu memahami definisi serta peran dan kegunaan yang dipunyai masing-masing agar kita akhirnya bisa membedakan RAM dan ROM. RAM dan ROM sebenarnya berbeda. Dari definisi saja sudah terlihat perbedaan RAM dan ROM tersebut. Definisi dari RAM (Random Access Memory) adalah bentuk penyimpangan data yang bisa di akses secara acak (random) setiap saat dan didalam urutan dan lokasi apapun.

RAM umumnya dalam besaran Megabyte dan Gigabyte dengan kecepatan yang diukur dalam nanodetik dan chip dari RAM dapat membaca data lebih cepat dibandingkan ROM. Untuk definisi ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang mempunyai jenis yang hanya bisa dibaca, tidak bisa diisi atau ditulisi data. Jika akan melakukan pengisian data, memerlukan proses khusus untuk mengisinya. Jadi, dilihat dari definisinya, perbedaan RAM dan ROM yaitu jika ROM tidak bisa diisi dan ditulisi data sewaktu-waktu, mengisi data memerlukan proses khusus. Dan biasanya ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Berbeda dengan RAM yang bisa diisi dan ditulisi data kapan saja. Lalu kemudian perbedaan lainnya adalah isi ROM (informasi, data, progam) tidak mudah hilang dan bersifat permanen, tidak mudah hilang disaat komputer dimatikan atau mendadak mati. Sedangkan isi RAM akan mudah hilang apalagi disaat komputer mendadak mati atau dimatikan.
Penyebab mengapa data isi RAM dan ROM rentan hilang, ini dikarenakan isi ROM tidak membutuhkan daya pada saat penyimpanan data, informasi ataupun progam. Sedangkan RAM membutuhkan daya, itulah mengapa isi RAM bisa hilang saat komputer dimatikan. ROM juga merupakan ruang yang digunakan untuk menyimpan file yang sudah jadi seperi gambar, musik. Dan RAM adalah ruang yang digunakan untuk menjalankan aktifitas progam yang dibuka pada komputer tersebut.

RAM dan ROM juga memiliki perbedaan jenis. Jenis dari ROM meliputi PROM (Programmable Read-Only Memory) yang diproduksi sebagai memori kosong. Contohnya adalah CD-ROM, EPROM, dan EEPROM. Pada PROM, pengisian datanya ditulis secara elektris, sedangkan EPROM dapat mempertahanan informasi serta data dalam waktu yang cukup lama. Lalu EEPROM pengisiannya dapat dilakukan kapan saja tanpa harus menghapus isi sebelumnya dari EEPROM tersebut. Dan untuk jenis RAM, ada DRAM dan SRAM. Untuk DRAM, ini menjadi jenis yang umum dikarenakan biasanyanya disatupaketkan dengan sistem hardware standart. 
Untuk segi kecepatan, SRAM lebih cepat dibandingkan DRAM. Karena DRAM memerlukan refresh ribuan kali sedangkan SRAM tidak memerlukan itu. DRAM mendukung waktu akses sekitar 60 nanodetik, SRAM hanya membutuhkan 10 nanodetik. Itulah perbedaan RAM dan ROM mulai dari memahami definisi hingga mengetahui perbedaan mendasar dan juga perbedaan jenis-jenis dari RAM dan ROM.

a. Aplikasi Adalah subkelas dari perangkat lunak (software) yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Contoh utama aplikasi adalah pengolah kata ( Ms. Word ), Lembar kerja, dan pemutar media ( Windows Media Player ) 
b. Software Adalah istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Contoh software adalah aplikasi, sistem operasi 
c. Program Adalah serangkaian instruksi yang ditulis untuk melakukan suatu fungsi spesifik pada komputer. Komputer membutuhkan keberadaan program agar bisa menjalankan fungsinya sebagai komputer, biasanya hal ini dilakukan dengan cara mengeksekusi serangkaian instruksi program tersebut pada prosesor komputer. Contoh program C++, BASIC, DOS 
d. OS/ Sistem Operasi Adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi. OS adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting. Contoh OS adalah Linux, Android, Symbian, Mac OSX, Microsoft Windows 
Kesimpulanya : 
Aplikasi, Program, dan OS merupakan software. Aplikasi itu tersusun atas program ( instruksi-instruksi sehingga bisa digunakan oleh pengguna), dan semuanya itu tidak bisa dijalankan apabila tidak ada OS. 
Logikanya : 
Misalnya ada aplikasi membuat nasi goreng Nah, programnya akan memberikan instruksi seperti siapkan bawang, cabai, nasi, dan kecap, iris-iris bumbunya, panaskan minyak goreng, ...... dst. Dan kita, manusia, sebagai OS-nya karena tanpa kita semuanya itu tidak akan bisa berjalan.